Kehidupan kota dan desa dulu sering dibanding-bandingkan. Dulu, waktu internet belum menyentuh kamar anak Sekolah Dasar yang tinggal di Dusun. Kita bisa bilang bahwa kehidupan kota sangat individualis, sedangkan desa sebaliknya. Sekarang, di kota atau di desa, semuanya sama. Dunia ini jadi terasa semakin kecil, sumpek. Kita, masyarakat, berubah secara norma dan nilai-nilai sosial. Menjadi acuh sekaligus terlalu peduli. Acuh dalam artian kurang mampu berempati. Terlalu peduli dalam artian senantiasa memberi komentar terhadap urusan orang lain, meskipun itu sifatnya privasi. Bukan bermaksud menyalahkan siapa-siapa. Saya hanya mencoba menggambarkan peliknya permasalahan sosial saat ini, tentang betapa kompleksnya perubahan yang sedang melingkupi masyarakat global. Kebebasan dan keleluasaan sepertinya membuat etika semakin dikesampingkan. Apa yang mengatur masyarakat sesungguhnya adalah nilai dan norma yang dipegang teguh dan dipercaya. Tapi ketika norma dan nilai-nilai itu berubah, maka k...
Hai! Saya Inu. Blog ini pertama kali publish tahun 2013 dan hiatus sejak 2017. Kemudian kembali aktif sejak 29 Mei 2020. Blog ini berisi pengalaman penulis. Selamat membaca.