Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2014

Perbandingan Antara Web UNTAD & University Of Oxford

Perbandingan Antara Desain Web Universitas Tadulako (UNTAD) dengan University Of Oxford http://www.untad.ac.id/ http://www.ox.ac.uk/ Pada dasarnya web yang baik adalah web yang menarik dan memudahkan orang untuk mencari informasi di dalamnya. Di sini kita sudah punya dua desain web yang akan dibandingkan, yakni UNTAD dan University Of Oxford. Berikut tampilan Home Page dari kedua web tersebut. Bila dilihat home pagenya, keduanya sama-sama menampilkan tipografi yang sederhana ditambah dengan gambar yang cukup menarik dan tentunya logo universitas. Untuk membandingkan kedua web tersebut, kita bisa lihat dari warna, tipografi, grafik, menu, dan kontennya. 1.       Warna Untad menggunakan backgroun putih yang dipadupadankan dengan warna biru agak gelap sebagai headernya. Perpaduan yang cukup menarik. Warna putih memberi kesan suci dan bersih, natural, kosong, tak berwarna, netral, awal baru, kemurnian dan kesuc...

TEKNOLOGI KOMUNIKASI ft. Instructur Canvas

Cara Submit Tugas Ke Instructure Canvas Pertama-tama kalian harus menyetor alamat email kalian ke Ibu Andi Aqifah sebagai instruktur atau pembimbing MK Teknologi Komunikasi. Pastikan kalian telah diinvite ke Insture Canvas dengan cara membuka email kalian. Di sini kita ambil contoh email Ryan Hardian Umar. Kemudian cek email masuk. Seperti gambar di atas yang diberi tanda elips merah adalah pesan yang akan kamu terima setelah Ibu Andi Aqifah menginvite email kamu untuk masuk di Instructure Canvas. Kemudian klik kotak masuk dengan subjek "Instructure Canvas" tersebut, dan akan tampil pesan berikut: klik teks link "Click here to get started", kemudian kalian akan dialihkan ke tab baru seperti gambar di bawah ini. Klik button "Accept". kemudian akan tampil seperti gambar berikut Tool tersebut hanya muncul jika sebelumnya telah ada yang log in ke Instructure Canvas. Tool tersebut muncul karena sebelumnya nurlianaumar@gmail.com telah log ...

Puisi Untuk Disnatalis KINESIK yang Ke - 10

Puing - Puing Oleh: Nurliana Mengenang setiap peluh Menggenggam segenap keluh Bukan kita, bila tanpa mengadu Bukan kita, jika tak mengeluh Sejak yang terucap hanya untaian debu, Kita telah runtuh Sejak hanya ada aku Hingga yang ada hanya kau Dan tak pernah ada kita, Seperti itukah kita berpisah? Kita sudah lama bercerai berai dalam satu Jauh sebelum gedung berubah gardu Jauh sebelum puing-puing   beradu Sadarkah kita, kawan Setiap bait lagu suci menggolora tentang kita Menggelitik indra pengecap hingga memar Namun yang terasa hanya hampa, hambar Lidah ini, lidah itu Terbiasa dengan omong kosong segala rupa Hingga segala isi menguap hilang percuma Bukankah lebih baik tumpah Agar kita lebih cepat menyadari makna yang hilang Kita harus pulang Kini hari mulai petang Jikalau hanya puing-puing yang kau dapat Kau boleh mengumpat, kau boleh memucat, tapi jangan sekarat Lihatlah puing-puing itu terlihat lezat Telah ...