|
|
|
|
|
|
Pada dasarnya web
yang baik adalah web yang menarik dan memudahkan orang untuk mencari informasi
di dalamnya. Di sini kita sudah punya dua desain web yang akan dibandingkan,
yakni UNTAD dan University Of Oxford. Berikut tampilan Home Page dari kedua web
tersebut.
Bila dilihat
home pagenya, keduanya sama-sama menampilkan tipografi yang sederhana ditambah
dengan gambar yang cukup menarik dan tentunya logo universitas. Untuk
membandingkan kedua web tersebut, kita bisa lihat dari warna, tipografi,
grafik, menu, dan kontennya.
1.
Warna
Untad menggunakan backgroun
putih yang dipadupadankan dengan warna biru agak gelap sebagai headernya.
Perpaduan yang cukup menarik. Warna putih memberi kesan suci dan bersih,
natural, kosong, tak berwarna, netral, awal baru, kemurnian dan kesucian Warna
yang sangat bisa dipadukan dengan warna apapun. Warna putih di situs web banyak
dipakai sebagai warna background teks hitam. Sebab pengunjung akan lebih mudah
untuk membacanya. Sedangkan warna biru menimbulkan respon psikologi berupa :
Kepercayaan, Konservatif, Keamanan, Tehnologi, Kebersihan, Keteraturan, Damai,
menyejukkan, spiritualitas, kontemplasi, misteri, dan kesabaran.
Banyak digunakan sebagai warna pada logo Bank di Amerika Serikat untuk memberikan kesan tenang, terpercaya, ilmu dan wawasan. Warna ini sangat baik untuk menumbuhkan loyalitas konsumen. Bank-bank banyak menggunakan warna biru sebagai warna dominannya, demikian juga pendidikan.
Banyak digunakan sebagai warna pada logo Bank di Amerika Serikat untuk memberikan kesan tenang, terpercaya, ilmu dan wawasan. Warna ini sangat baik untuk menumbuhkan loyalitas konsumen. Bank-bank banyak menggunakan warna biru sebagai warna dominannya, demikian juga pendidikan.
Oxford tidak kalah menarik dengan
menggunakan backgroun biru nyaris keabu-abuan dan teks berwarna putih.
Lagi-lagi perpaduan antara biru dan putih, meskipun jika diperhatikan Oxford
menggunakan warna biru yang hampir abu-abu dan agak gelap, namun perpaduannya
tidak kalah bagus. Terlebih warna biru pada web Oxford memberi sedikit efek
glow yang menarik pada droop up menunya.
2.
Tipografi
Dari segi tipografi, header website UNTAD
memilih huruf yang agak menonjol dan memberi kesan huruf timbul, ditambah
dengan sedikit shadow dari tulisan
“UNIVERSITAS TADULAKO” sehingga ada sedikit nuansa semi 3D di dalamnya. Selain
itu, efek ini membuat penekanan pada nama universitas.
Sedangkan web University
Of Oxford, tipografinya lebih sederhana lagi. Tidak ada ketambahan efek shadow. Namun penentuan besar kecilnya
font lebih diperhatikan. Misalnya header harus lebih besar daripada menu, dan
menu lebih besar dari droop up menu (UNTAD menggunakan menu mega droop down).
3.
Grafik
Perbedaan yang cukup menonjol di sini
adalah tampilan gambar atau fotonya. Web Untad menampilkan slide yang terus
berganti. Ini memberi kesan dinamis pada web.
Web Oxford tidak menampilkan slide,
namun gambar yang dimunculkan akan berganti sesuai dengan menu bar yang kita
pilih. Dimana gambar yang dimunculkan merupakan ilustrasi terkait menu yang
kita pilih. Misalnya jika kita memilih menu “STUDENT FUNDING” maka akan muncul
wajah beberapa mahasiswa.
4.
Menu
Untad.ac.id menggunakan menu mega
droop down. Kelebihan dari menu ini adalah sangat memungkinkan bagi kita untuk
membuat banyak sub-sub menu pada setiap menu bar. Kekurangannya adalah sering
kali orang akan bingung dan kesulitan mencari informasi yang dibutuhkan dari
sub-sub menu yang begitu banyak, terlebih jika tidak ada keterangan yang
menjelaskan isi menu tersebut. Dari sekian banyak sub-sub menu, ada beberapa
yang belum dapat diakses di web UNTAD, misalnya sub menu “Perpustakaan”.
Web University Of Oxford menggunakan
menu droop up yang cukup sederhana, namun memiliki penjelasan pada setiap
menunya sehingga memudahkan setiap orang untuk mengaksesnya. Kelebihan lain
dari web University Of Oxford adalah keberadaan menu khusus di samping navbar
(navigation bar) – nya, dimana penjelajah web diklasifikasikan menjadi: staff,
students, alumni, dan media. Selanjutnya masing-masing memiliki tampilan menu
yang berbeda dengan menu home pagenya.
5.
Konten
Jika diperhatikan, konten web UNTAD
sama dengan Universitas lain. Isinya mencakup profil kampus, data statistik,
organisasi, biro, kelembagaan, serta pelayanan. Sesuai dengan menu barnya. Poin
plus yang cukup menarik adalah adanya icon untuk masing-masing fakultas yang
membuatnya tampak menarik.
Namun yang
disayangkan adalah, navbar pada web UNTAD belum berfungsi sebagaimana mestinya.
Sementara itu, web
University Of Oxford menggunakan pemetaan terhadap kebutuhan informasi sesuai
dengan subjeknya. Seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya bahwa penjelajah
webnya diklasifikasikan menjadi: staff, students, alumni, dan media. Hal ini
benar-benar sangat membantu bagi penjelajah untuk menemukan informasi yang
mereka butuhkan. Ditambah lagi dengan navbar yang cukup membantu.
Itulah beberapa
perbedaan yang dapat saya identifikasi dari kedua web akademik tersebut, semoga
bermanfaat.
Copyright © 2014













Komentar
Posting Komentar